Berat badan ideal agar terhindar dari penyakit diabetes melitus

Berat badan ideal dapat terhindar dari berbagai penyakit yaitu diantaranya terhindar dari risiko terkena diabetes melitus tipe 2, serangan jantung dan stroke. Selain itu orang yang kelebihan berat atau tidak mempunyai berat badan ideal dapat menyebabkan banyak masalah juga seperti darah tinggi, kolesterol dan gula darah. Sebenarnya tidak harus menurunkan berat badan secara drastis, penurunan 4 sampai 6 kg sudah sangat akan terasa perbedaannya.

Menjadikan berat badan ideal memang bukanlah suatu hal yang mudah. Karena kita harus membuat perubahan baik dalam makan dan aktifitas keseharian kita. Menurunkan berat badan juga membutuhkan waktu dan tidak jarang membuat kita frustasi. Tetapi, hal baiknya adalah menurunkan berat badan bukanlah suatu hal yang mustahil bahkan kita bisa mempertahankan bentuk tubuh ideal, walaupun anda belum pernah melakukannya sebelumnya. tetapi tenang berikut ini adalah cara untuk mengubah kelebihan berat badan menjadi berat badan ideal.

berat badan ideal
Berat badan ideal

  • Sarapan. Sarapan menjadikan perut anda kenyang dan menghindarkan anda dari makan makanan yang kurang baik dari jarak antara makan pagi dan siang.
  • Aktif bergerak setiap hari. Aktif bergerak dapat menghilangkan lemak yang ada dalam tubuh kita.
  • Mengurangi konsumsi kalori dan lemak. Sebagai gantinya makanlah makanan yang kaya serat.
  • Mencatat berat badan, makanan dan aktifitas yang dilakukan seharian. Sehingga akan terdapat kontrol yang baik.
  • Olahraga minimal 30 menit setiap hari. Inilah latihan yang paling sulit dilakukan tetapi mempunyai banyak sekali manfaat. Selain membuat tubuh kita sehat olahraga juga menjadikan diri kita lebih percaya diri.
Itulah tadi cara yang dilakukan untuk menurunkan berat badan dan menjaga agar tetap ideal setiap waktu. Jika anda rutin melakukan hal - hal tersebut percayalah bentuk tubuh anda akan ideal. Jika bentuk tubuh anda ideal maka segala penyakit akan menghindar dari diri kita. Ingat sumber penyakit ada dalam perut. Jadi, perbaikilah perutmu dengan cara sarapan, aktif bergerak, kurangi konsumsi lemak dan kalori dengan kata lain kurangi makan dan pilihlah makanan yang sehat dan bergizi tinggi dan olahraga minimal 30 menit sehari.

Mencegah dan menunda diabetes melitus tipe 2

Mencegah dan menunda diabetes melitus tipe 2 bisa dilakukan dengan cara - cara sebagai berikut. Pertama, Jaga berat badan dalam kondisi berat badan yang ideal. Orang yang terlalu gemuk akan mudah terkena penyakit khususnya penyakit diabetes melitus ini. Jika anda merasa mempunyai berat badan yang terlalu gemuk cobalah untuk menurunkan sampai pada batas normal, anda bisa melakukan latihan khusus untuk hal ini.

Kedua, Makan-makanan dengan jumlah, jenis dan jam yang mengacu pada kesehatan yang diperuntukan bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Walaupun anda belum terkena diabetes melitus tipe 2 ini tetapi anda harus mulai berhati-hati dan menerapkan sistem makan yang sehat. Cara makan yang sehat adalah ingat 3J yaitu Jumlah, Jenis dan Jam. Jumlah tidak banyak nasinya tetapi proporsional anda bisa membagi piring kedalam 3 bagian yaitu 1/3 nasi, 1/3 lauk pauk, dan 1/3 sayuran. Jenis ya jenisnya harus banyak mengandung serat, karena serat akan baik untuk kerja insulin dan akhirnya dapat menurunkan gula darah anda. lihat makanan yang baik bagi penderita diabetes karena mengandung banyak serat. Jam, makan harus tepat pada jam makannya, artinya bila anda makan seumpanya jam 7 pagi, jam 1 siang dan jam 7 pagi, maka anda harus tetap seperti itu dan jangan pernah makan di satukan 3 kali jadi satu kali itu akan mengakibatkan gula darah anda naik karena kalori yang begitu besar. jam yang teratur itu lah yang disebut diet.

cara mencegah diabetes melitus tipe 2
banyak gerak terhindar dari diabetes melitus tipe 2

Ketiga, aktif bergerak, banyak diantara kita sebagai pekerja kantor yang kurang gerak. Aktifitas gerak membantu untuk membakar lemak yang tertimbun dalam tubuh sehabis makan. untuk itu agar lemak hilang kita harus melakukan gerak badan. Mulailah dengan berjalan-kaki atau naik sepeda dan mengerjakan pekerjaan rumah seperti nyuci mobil, motor, dan lain-lain yang intinya menggerakkan semua anggota tubuh kita.

Itulah paparan yang sangat harus anda perhatikan dan amalkan untuk mencegah dan menunda diabetes melitus tipe 2 yaitu Berat tubuh ideal, Makan yang baik, dan banyak bergerak. Lakukanlah hal itu secara teratur niscaya kita akan terhindar dari yang namanya diabetes melitus tipe 2 ini. semoga bermanfaat.

Tertawa Bisa Kurangi Risiko Diabetes

Gelak tawa dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kadar kolesterolnya dan menurunkan risiko penyakit pembuluh darah dan jantung, demikian hasil satu studi baru.
Menurut Lee Berk dari Loma Linda University, yang memimpin studi itu, pilihan gaya hidup berdampak mencolok pada kesehatan dan penyakit serta semua ini adalah pilihan antara tindakan pencegahan dan pengobatan.


Para peneliti membagi 20 pasien diabetes berisiko tinggi yang semuanya menderita darah tinggi dan hyperlipidemia (penyakit pembuluh darah dan jantung) ke dalam dua kelompok yang keduanya diberi obat diabetes standard.
Kelompok L diberi waktu 30 menit untuk menikmati humor yang mereka pilih, sementara Kelompok C –kelompok pemantau— tidak. Proses itu berlangsung selama satu tahun pengobatan.
Sekitar dua bulan proses pengobatan, semua pasien di kelompok tertawa (Kelompok L) memiliki tingkat hormon epinephrine dan norepinephrine –dipandang sebagai penyebab stres– lebih rendah.
Setelah 12 bulan, kolesterol HDL (kolesterol baik) telah naik 26 persen pada Kelompok L tapi hanya 3 persen di dalam Kelompok C.
Dalam pengukuran lain, protein C-reaktif, penanda radang dan penyakit pembuluh darah serta jantung, turun 66 persen pada kelompok tertawa tapi hanya 26 persen pada kelompok pemantau.
“Dokter terbaik mengerti bahwa ada campur tangan psikologis hakiki yang ditimbulkan oleh emosi positif seperti gelak tawa dengan riang-gembira, optimisme dan harapan,” kata Berk.
Kendati demikian, Berk menilai tertawa menjadi obat yang bagus dan sama berharganya dengan obat diabetes, tapi berkeras bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan guna memastikan apa maksud dari semua hasil itu.

Contoh Olah Raga 1 untuk DM

Berikut ini contoh olah raga bagi DM yang dapat dilakukan di rumah

olahraga DM

Olah raga ini bisa dilakukan dirumah dengan alat-alat seadanya yaitu kursi.
Olahraga ini bisa dilakukan setiap hari kurang lebih selama 7 menit cukup ataupun anda bisa lebih lama sekitar 20-30 menit, tetapi jika tidak punya waktu cukup 7 menit yang penting rutin setiap hari..

Olahraga untuk penderita diabetes

Olahraga bagi Diabetes

 

Jenis Olahraga Bagi Penderita Diabetes

Ada tiga bidang olahraga yang bisa kita fokuskan untuk penderita diabetes, yaitu daya tahan, kelenturan dan kekuatan.

Jenis Olahraga bagi penderita diabetes bidang daya tahan

Bagi penderita DM, olahraga daya tahan seperti contohnya adalah Jogging, Senam, yang intinya adalah memacu kerja jantung akan sangat berpengaruh signifikan terhadap kondisi level gula darahnya dan kesehatannya. Jantung adalah otot yang tidak bisa dilatih secara langsung, berbeda dengan lengan atau perut yang kita latih dengan push-up ataupun sit up. Untuk jantung kita latih dengan menggunakan otot-otot besar lain seperti kaki dengan cara jogging, senam dll. Usahakan untuk melakukan olah raga ini 30 menit sehari.

Jenis Olahraga bagi penderita diabetes bidang kelenturan

Untuk kelenturan dapat dilakukan dengan jalan stretching (peregangan). Hal ini juga dilakukan dengan yoga ataupun tai-chi yang kebanyakan juga menggunakan teknik-teknik pernapasan. dilakukan 5-10 menit sebelum dan atau sesudah berolahraga.

Jenis Olahraga bagi penderita diabetes bidang kekuatan

Pada bidang kekuatan ini olahraganya bisa berupa : angkat beban, push up, sit up atau menggunakan alat-alat di pusat kebugaran. Bisa dilakukan 2-3 kali seminggu.

Itulah Olahraga yang dapat atau mungkin harus dilakukan penderita DM guna mendapat manfaat yang luar biasa. diantara manfaat itu adalah :
  1. Lebih percaya diri
  2. Merasa lebih bugar
  3. Menurunkan berat badan. yang mana pada penderita DM dianjurkan untuk memiliki tubuh yang proporsional
  4. Menurunkan risiko komplikasi penyakit DM
  5. Menguatkan jantung, otot dan tulang
  6. Menurunkan tingkat stress.
Selain itu bagi penderita DM juga ada aktifitas yang kelihatannya bukan olahraga tetapi manfaatnya sama seperti olahraga, contoh :
  1. Berjalan ke pasar
  2. Mencuci kendaraan
  3. Naik tangga dari pada naik lift
  4. dll. yang intinya adalah bergerak memakai otot.
Semoga anda bisa rutin dan harus rutin karena diabetes hanya bisa dikontrol dengan Pengaturan makanan, olahraga, tingkat stress, dan obat itu sendiri.