Bawang bombai (Allium cepa L) memiliki kandungan kromium yang baik.
Kromium berperan mencegah diabetes melitus. Seperti bawang putih, bawang
bombai juga berperan penting bagi kesehatan.
Namun, berbeda
dengan bawang putih, komponen sulfur pada bawang bombai terdapat dalam
bentuk allyl propyl disulphide. Komponen ini berperan penting dalam
menurunkan glukosa darah sehingga baik bagi penderita diabetes.
Bawang
bombai juga baik untuk mencegah serangan jantung dan stroke. Komponen
sulfur dalam bawang bombai akan bersinergi dengan kromium dan vitamin
B6 untuk menurunkan kadar homosistein dalam darah. Bawang bombai juga
memiliki sifat antiperadangan.
Komponen isothiocyanates
(juga terdapat pada brokoli) dilaporkan dapat menghambat sel kanker.
Komponen tersebut berasal dari senyawa glukosinolates yang mengalami
perubahan setelah bawang bombai digigit, dikunyah, dan dicerna. Bawang
bombai juga mengandung komponen flavonoid yang sangat baik untuk
mencegah kanker usus.
Para ahli di University of Bendi Swiss
pernah meneliti manfaat bawang bombai terhadap tulang. Terbukti
konsumsi bawang bombai setiap hari selama 4 minggu mampu meningkatkan
konsentrasi kalsium penguat tulang hingga 17 persen.

0 komentar:
Post a Comment